Kamis, 17 November 2011

Resep Ice Cream Goreng



Untuk 1 orang


Bahan Ice Cream Goreng :
- 1 loyang persegi 12 cm sponge cake cokelat, tebal 1 cm
- 1 scoop strawberry ice cream
- 50 gr tepung terigu protein sedang
- 50 gr tepung roti
- 1 btr telur ayam, kocok lepas
- strawberry sauce, sebagai pelengkap

Cara Membuat Ice Cream Goreng :
1. Isi sponge cake cokelat dengan ice cream, bentuk menjadi bulat seperti bola.
2. Siapkan bahan untuk panir: ayak tepung terigu, taruh dalam mangkuk. Kocok lepas telur dalam mangkuk lain.
3. Gulingkan sponge berisi es krim di dalam tepung terigu. Angkat, lalu celupkan ke dalam telur, terakhir gulingkan di atas tepung roti hingga rata. Simpan dalam freezer hingga membeku.
4. Goreng dengan minyak panas hingga berwarna kuning keemasan.
5. Belah es krim goreng menjadi dua bagian, hidangkan dengan strawberry sauce atau saus lain sesuai selera.

sumber : http://resepmasakanindonesia.info/resep-ice-cream-goreng/

Minggu, 13 November 2011

7 hal yang tidak boleh di lakukan setelah makan!

1. Jangan merokok. Pengalaman para ahli membuktikan bahwa merokoksetelah makan sebanding dengan merokok 10 batang rokok ( peluang terkenakanker,tinggi).
2. Jangan memakan buah-buahan dengan segera. Memakan buah-buahan dengan segera setelah makan akan menyebabkan perut kembung. Karena itu makanlah buah-buahan 1-2 jam setelah makan atau 1 jam sebelum makan
3. Jangan minum teh karena dedaunan teh asam yang sangat tinggi. Zat ini akan menyebabkan kandungan protein dalam makanan yang kita konsumsi menjadi keras dengan demikian susah untuk dicerna
4. Jangan melonggarkan sabuk anda. Melonggarkan sabuk setelah makan akan dengan mudah menyebabkan usus pencernaan terbelit/ melilit dan tersumbat
5. Jangan mandi. Mandi akan menyebabkan aliran darah meningkat ke bagian tangan kaki dan badan, dengan demikian banyaknya darah disekitar perut akan berkurang. Ini akan melemahkan sistem pencernaan didalam perut kita
6. Jangan gentayangan. Orang selalu berkata bahwa setelah makan berjalan 100langkah akan membuat kamu hidup sampai 99 tahun.Kenyataannya ini tidakbenar. Berjalan setelah makan akan menyebabkan sistem pencernaan menjadi tidak mampu menyerap nutrisi dari makanan yang kita makan
7. Jangan langsung tidur. Makanan yang kita makan tidak akan mampu dicerna dengan sempurna. Sehingga dapat mengakibatkan radang perut dan infeksi pada usus pencernaan kita

sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7075553

sosok sahabat yang aku dambakan...

Seorang sahabat tidak akan membiarkanmu merusak diri sendiri. Senantiasa punya waktu untuk mendengarkan masalah-masalahmu dan memberikan nasihat terbaik. Bisa bersikap terbuka dan apa adanya di dekatmu. Tidak merasa segan menerima saranmu. Tidak akan pernah mencoret namamu.

Seorang sahabat akan selalu menepati janji, bicara jujur, meluangkan waktu untukmu, dan bisa tertawa bersamamu.

Seorang sahabat akan tahu apa yang ingin kaukatakan, meski kau tidak mengucapkannya. Memahami perasaanmu, meski kau sendiri tak bisa memahaminya. Akan selalu memaafkanmu, biasanya sebelum kau sendiri bisa memaafkan dirimu.
Seorang sahabat datang menyemangatimu saat kau lemah. Akan membuatmu bangkit saat engkau terjatuh.

Seorang sahabat mempunyai tempat istimewa di hatimu dan selalu ada saat dibutuhkan.

Seorang sahabat akan menjaga dan merawatmu pada saat engkau sakit hingga kembali sembuh. Menemanimu dalam kesulitan, bersama melewati deritamu.

Seorang sahabat tidak akan menertawai atau menghakimimu saat kau berbuat bodoh. Seorang sahabat tidak akan pernah menertawakan apa pun yang kaumiliki dan kau lakukan.

Seorang sahabat akan tertawa mendengar lelucon-leluconmu walau tidak lucu. Seorang sahabat tidak akan ikut tertawa, pada saat ada orang yang membuat lelucon tentang dirimu.

Seorang sahabat akan selalu memaafkan dirimu setelah bertengkar. Setia menunggumu walau dirimu telah berpaling darinya.

Seorang sahabat membuatmu merasa nyaman dengan dirimu sendiri. Mendorongmu untuk meraih cita-citamu. Tak pernah iri dan curiga padamu.

Seorang sahabat tidak akan melanggar janjinya untuk tidak buka rahasia. Tidak membicarakanmu pada teman-teman lain.

Seorang sahabat akan selalu mengerti akan dirimu, pada saat kau merasa seluruh dunia menentangmu. Akan selalu mempercayaimu, walau tiada lagi yang dapat mempercayaimu.

Seorang sahabat menyukaimu sebagaimana adanya, bukan karena penampilanmu, sebab dirimulah yang paling penting

Seorang sahabat tidak selalu berpikir sama seperti dirimu dan akan menegurmu dengan baik-baik kalau kau berbuat kesalahan.

Seorang sahabat tidak pernah menimpahkan kesalahannya pada dirimu. Sebaliknya akan mengakui kesalahanmu sebagai kesalahannya.

Seorang sahabat, selalu memberi dengan gratis, karena ia bebas pamrih. Tidak menuntut atau berharap mendapatkan sesuatu darimu.

Seorang sahabat tetap mengasihimu walau apapun yang terjadi.

Seorang sahabat selalu berdoa untukmu… menginginkan yang terbaik bagimu.

Seorang sahabat akan mendampingimu hingga akhir. Abadi dan selamanya. Karena dia adalah orang yang telah diatur dan dipercayakan Tuhan untuk berjalan bersama denganmu dalam kehidupan ini.

sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7648299

Dahsyatnya kalimat tasbih subhanallah

Ketahuilah bahwa seluruh makhluk selalu bertasbih kepada Allah. Karena tasbih itulah, maka setiap makhluk diberikan kelebihan dan keistimewaan oleh Allah. Yang banyak bertasbih, tentu kemuliaannya lebih tinggi dibandingkan dengan yang sedikit bertasbih. Kalimat itu sangat ringan bila diucapkan, tetapi berat dalam timbangan. Kalimat tasbih itu sangat mudah kita ucapkan, tetapi mempunyai dampak yang luar biasa dalam hidup kita.

Sungguh dahsyat kalimat tasbih, subhanallah, karena kalimat tersebut dapat menghilangkan ketakutan, dan dapat menghapus dosa-dosa. Nabi SAW bersabda : “Barangsiapa yang malam-malamnya digelisahkan oleh pikiran, pelit untuk berinfak dan takut diserang musuh, maka banyak-banyaklah membaca Subhanallah Wabihamdihi, karena kalimat itu lebih dicintai daripada menginfakkan segunung emas dan perak di jalan Allah.” (HR.Thabrani)

“Barangsiapa yang mengucapkan Subhanallah Wabihamdihi sebanyak 100 kali dalam sehari, maka kesalahannya dihapuskan walau sebanyak buih di lautan.” (Bukhari dan Muslim)

Percayalah kepada Allah. Bacalah tasbih setiap kita selesai shalat. Dahului tasbih sebelum kita berdoa. Awali dengan banyak membaca tasbih ketika memulai suatu pekerjaan. Insya Allah anda tidak akan pernah kembali dengan tangan kosong setelah membaca tasbih. Allah pasti akan mengiringkan kebaikan bersama anda. Subhanallah. Ucapkanlah saat anda melihat sesuatu yang luar biasa dan menakjubkan.

Kamis, 10 November 2011

Foto Biodata SNSD - Girls' Generation Girl Band Korea


Nama Panggilan : Yoona
Nama Lengkap : Im Yoon Ah
Arti Nama : Anak kecil yang tak berdosa
Nama Panggilan di SNSD : Charming Girl
Nama Panggilan Lain : Little Deer, Retarol, Flower Deer, Powerful Yoona, Bravery Yoona, YoonABC
Tgl. Lahir : 30 Mei 1990
Gol. Darah : B
Tinggi Badan : 166 cm
Berat Badan : 47 kg
Posisi : Ketua Dancer yang ke-3, membantu vokal
No. Favorite : 93
Spesial : Akting
Durasi Latihan : 7 tahun 2 bulan
Lagu favorite dari SNSD : Complete


Nama Panggilan : SooYoung
Nama Lengkap : Choi Soo Young
Arti Nama : Daun bunga yang kemewahan
Nama Panggilan di SNSD : Fun Loving Princess
Nama Panggilan Lain : A Person with long body, Long Legs, Model, Food God, Interuptor, Syoung
Tgl. Lahir : 10 Februari 1990
Gol. Darah : O
Tinggi Badan : 170 cm
Berat Badan : 48 kg
Posisi : Membantu Vokal
No. Favorite : 08
Hobi : Makan
Spesial : Bahasa Jepang, Dance
Durasi Latihan : 6 tahun 3 bulan
Lagu Favorite dari SNSD : Complete


Nama Panggilan : Hyoyeon
Nama Lengkap : Kim Hyo Yeon
Arti Nama : Selalu tumbuh dengan indah
Nama Panggilan di SNSD : Bright Snow White
Nama Panggilan Lain : Dancing Queen, Princess Fiona, Hyo Fit and Firm, Apple Princess, Hyon
Tgl. Lahir : 22 September 1989
Gol. Darah : AB
Tinggi Badan : 160 cm
Berat Badan : 48 kg
Posisi : Ketua Dancer yang ke-1, membantu vokal
No. Favorite : 85
Hobi : Menari/Nge dance
Spesial : Bahasa Cina, Dance
Durasi Latihan : 6 tahun 1 bulan


Nama Panggilan : Tiffany
Nama Lengkap : Hwang Mi Young, Tiffany Hwang
Arti Nama : Daun bunga yang cantik
Nama Panggilan di SNSD : Brighter Than Gem
Nama Panggilan Lain : Fany, Brighter than Mushroom Tiffany, Fanny of Belly, Bacteria Fany, Fany The Practicer, Rural Fany, Spongebob Hwang, Fany Fany Tiffany, Human Jukebox, Mushroom
Tgl. Lahir : 1 Agustus 1989
Tinggi Badan : 162 cm
Berat Badan : 50 kg
Posisi : Ketua Vokal yang ke-4
Hobi : Main Seruling
Spesial : Bahasa Inggris, Main Flute ( Seruling )
Durasi Latihan : 3 tahun 7 bulan
Lagu Favorite dari SNSD : Baby Baby


Nama Panggilan : Yuri

Nama Lengkap : Kwon Yuri
Arti Nama : Putih melati yang ramah ( Baik hati )
Nama Panggilan di SNSD : Black Pearl
Nama Panggilan Lain : Yul, Kwongul, Ggab-Yul, Black Yul, Yuree
Tgl. Lahir : 5 Desember 1989
Gol. Darah : AB
Tinggi Badan : 167 cm
Berat Badan : 45 kg
Posisi : Ketua Dancer yang ke-2, membantu vokal
No. Favorite : 19
Hobi : Dancing, Ballet, Main piano, Violin, Renang
Spesial : Bahasa Cina, renang
Durasi Latihan : 5 tahun 11 bulan
Lagu Favorite Dari SNSD : Baby Baby


Nama Panggilan : Taeyeon
Nama Lengkap : Kim Tae Yeon
Arti Nama : Kebesaran ( yang mulia ) yang cantik
Nama Panggilan di SNSD : little child that is like Pack Sol – Ge snack
Nama Panggilan lain : Taetae, Taeng, leader Taeyeon, leader Taeng, Kid leader, Auntie, Afro Tangee, little person, A person with short body, Pack-Sol-Ge snack
Tgl. lahir : 9 Maret 1989
Gol. darah : O
Tinggi badan : 162 cm
Berat Badan : 44 kg
Posisi : ketua, ketua vocal yang ke- 1
No. Favorite : 22, 3, 6 ,9
Hobi : Renang
Special : Menyanyi Trot, bahasa Cina
Durasi latihan : 5 tahun 3 bulan
Lagu favorite dari SNSD : Merry Go – Round


Nama Panggilan : SeoHyun
Nama Lengkap : Seo Joo Hyun
Arti Nama : Mutiara penting/mutiara yang berguna
Nama Panggilan di SNSD : The Youngest Princess
Nama Panggilan Lain : Seororo, Innocent Seohyun, Kerohyun, Youngest Child, Milk Seo Joo
Tgl. Lahir : 28 Juni 1991
Gol.Darah : A
Tinggi Badan : 168 cm
Berat Badan : 48 kg
Posisi : Ketua Vokal yang ke-3
No. Favorite : 64
Hobi : Main Piano, nonton Keroro
Spesial : Bahasa Cina, Main Piano
Durasi Latihan : 6 tahun 6 bulan
Lagu Favorite dari SNSD : Kissing You


Nama Panggilan : Sunny
Nama Lengkap : Lee Sun Kyu
Arti Nama : Permata yang dilahirkan dengan indah
Nama Panggilan di SNSD : Energy Pill
Nama Panggilan lain : Lee Sunny, Lee Sun, Dolphin, Dolphin Sunny, Cute Sunny, Sun Kyu
Tgl. Lahir : 15 Mei 1989
Gol. Darah : B
Tinggi Badan : 158 cm
Berat Badan : 43 kg
Posisi : Membantu Vokal
No. Favorite : 26
Hobi : Renang, main video game, olahraga
Spesial : Atletik
Durasi Latihan : 9 bulan
Lagu Favorite dari SNSD : Ooh-La-La!


Nama Panggilan : Jessica
Nama Lengkap : Jung Soo Yeon, Jessica Jung
Arti Nama : Cantik dan kemewahan / barang mewah
Nama Panggilan di SNSD : Ice Princess
Nama Panggilan Lain : Sic, Sica, Sicachu, Liquid Sica, Sica Effect,, Sica Of Sweat, Baby Sic, Puppet Sic, Sexica, glowing Sic, Sleepy Sica
Tgl. lahir : 18 April 1989
Gol. darah : B
Tinggi badan : 163 cm
Berat badan : 45 kg
Posisi : ketua Vocal yang ke- 2
No. Favorite : 52
Hobi : sepakbola, tinju
Spesial : Dance, bahasa inggris
Durasi latihan : 7 tahun 6 bulan
Lagu favorite dari SNSD : Complete

KAMPUNG GAJAH (BANDUNG)


Ada satu tempat wisata kuliner baru di Bandung yang namanya Kampung Gajah. Mengusung tema : Wisata, Belanja dan Kuliner, letak Kampung Gajah ini di Jalan Sersan Bajuri KM 3,8 (dulu namanya Century Hills) masih searah dengan Kampung Daun, Sapulidi, rumah stroberi, dan The Peak. Kalau dari Bandung di pertigaan terminal ledeng ambil jalur ke kiri, papan reklame yang besar akan menuntun Anda menuju tempat ini.


Pemandangan dari tempat ini cukup indah dengan udara yang sejuk. Untuk masuk ke dalam areal ini dikenakan biaya parkir Rp 2.000 (sepertinya sih dihitung jam2an seperti di mal). Karena baru buka (saat JJH kesana masih soft launch), maka masih belum terlalu ramai pengunjung yang datang. Beberapa counter bahkan masih belum buka. Tempat duduk tersedia cukup banyak dan nyaman, namun kombinasi makanan masih belum terlalu banyak. Lebih banyak menjual makanan camilan, seperti somay, batagor, sosis, sedangkan makanan beratnya tersedia steak, iga bakar. Harganya kurang lebih mirip dengan Kampung Daun dan The Peak (agak mahal). Cocok untuk tempat nongkrong bersama teman/keluarga sambil mengobrol2 dan menikmati kesejukan dan keindahan pemandangan.


Disana juga tersedia berbagai permainan seperti mini ATV, Buggy, Arena bermain anak, Kuda Tunggang, Sepeda Tandem, lalu segway eco ride, dan bahkan kita bisa menyewa mobil Smart yang ramah lingkungan.


cobain deh berlibur ke kampung gajah!! pasti seruuu....

SUMBER : http://www.jalanjajanhemat.com/2010/04/kampung-gajah-bandung/

Monumen Nasional


Monumen Nasional atau yang populer disingkat dengan Monas atau Tugu Monas adalah monumen peringatan setinggi 132 meter (433 kaki) yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Pembangunan monumen ini dimulai pada tanggal 17 Agustus 1961 di bawah perintah presiden Sukarno, dan dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975. Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. Monumen Nasional terletak tepat di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Monumen dan museum ini dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 - 15.00 Waktu Indonesia Barat. Pada hari Senin pekan terakhir setiap bulannya ditutup untuk umum.

SEJARAH

Setelah pusat pemerintahan Republik Indonesia kembali ke Jakarta setelah sebelumnya berkedudukan di Yogyakarta pada tahun 1950 menyusul pengakuan kedaulatan Republik Indonesia oleh pemerintah Belanda pada tahun 1949, Presiden Sukarno mulai memikirkan pembangunan sebuah monumen nasional yang setara dengan Menara Eiffel di lapangan tepat di depan Istana Merdeka. Pembangunan tugu Monas bertujuan mengenang dan melestarikan perjuangan bangsa Indonesia pada masa revolusi kemerdekaan 1945, agar terus membangkitkan inspirasi dan semangat patriotisme generasi saat ini dan mendatang.

Pada tanggal 17 Agustus 1954 sebuah komite nasional dibentuk dan sayembara perancangan monumen nasional digelar pada tahun 1955. Terdapat 51 karya yang masuk, akan tetapi hanya satu karya yang dibuat oleh Frederich Silaban yang memenuhi kriteria yang ditentukan komite, antara lain menggambarkan karakter bangsa Indonesia dan dapat bertahan selama berabad-abad. Sayembara kedua digelar pada tahun 1960 tapi sekali lagi tak satupun dari 136 peserta yang memenuhi kriteria. Ketua juri kemudian meminta Silaban untuk menunjukkan rancangannya kepada Sukarno. Akan tetapi Sukarno kurang menyukai rancangan itu dan ia menginginkan monumen itu berbentuk lingga dan yoni. Silaban kemudian diminta merancang monumen dengan tema seperti itu, akan tetapi rancangan yang diajukan Silaban terlalu luar biasa sehingga biayanya sangat besar dan tidak mampu ditanggung oleh anggaran negara, terlebih kondisi ekonomi saat itu cukup buruk. Silaban menolak merancang bangunan yang lebih kecil, dan menyarankan pembangunan ditunda hingga ekonomi Indonesia membaik. Sukarno kemudian meminta arsitek R.M. Soedarsono untuk melanjutkan rancangan itu. Soedarsono memasukkan angka 17, 8 dan 45, melambangkan 17 Agustus 1945 memulai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, ke dalam rancangan monumen itu. Tugu Peringatan Nasional ini kemudian dibangun di areal seluas 80 hektar. Tugu ini diarsiteki oleh Friedrich Silaban dan R. M. Soedarsono, mulai dibangun 17 Agustus 1961.

PEMBANGUNAN

Pembangunan terdiri atas tiga tahap. Tahap pertama, kurun 1961/1962 - 1964/1965 dimulai dengan dimulainya secara resmi pembangunan pada tanggal 17 Agustus 1961 dengan Sukarno secara seremonial menancapkan pasak beton pertama. Total 284 pasak beton digunakan sebagai fondasi bangunan. Sebanyak 360 pasak bumi ditanamkan untuk fondasi museum sejarah nasional. Keseluruhan pemancangan fondasi rampung pada bulan Maret 1962. Dinding museum di dasar bangunan selesai pada bulan Oktober. Pembangunan obelisk kemudian dimulai dan akhirnya rampung pada bulan Agustus 1963. Pembangunan tahap kedua berlangsung pada kurun 1966 hingga 1968 akibat terjadinya Gerakan 30 September 1965 (G-30-S/PKI) dan upaya kudeta, tahap ini sempat tertunda. Tahap akhir berlangsung pada tahun 1969-1976 dengan menambahkan diorama pada museum sejarah. Meskipun pembangunan telah rampung, masalah masih saja terjadi, antara lain kebocoran air yang menggenangi museum. Monumen secara resmi dibuka untuk umum dan diresmikan pada tanggal 12 Juli 1975 oleh Presiden Republik Indonesia Soeharto. Lokasi pembangunan monumen ini dikenal dengan nama Medan Merdeka. Lapangan Monas mengalami lima kali penggantian nama yaitu Lapangan Gambir, Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas, dan Taman Monas. Di sekeliling tugu terdapat taman, dua buah kolam dan beberapa lapangan terbuka tempat berolahraga. Pada hari-hari libur Medan Merdeka dipenuhi pengunjung yang berekreasi menikmati pemandangan Tugu Monas dan melakukan berbagai aktivitas dalam taman.
[sunting] Rancang Bangun Monumen

Rancang bangun Tugu Monas berdasarkan pada konsep pasangan universal yang abadi; Lingga dan Yoni. Tugu obelisk yang menjulang tinggi adalah lingga yang melambangkan laki-laki, elemen maskulin yang bersifat aktif dan positif, serta melambangkan siang hari. Sementara pelataran cawan landasan obelisk adalah Yoni yang melambangkan perempuan, elemen feminin yang pasif dan negatif, serta melambangkan malam hari. Lingga dan yoni merupakan lambang kesuburan dan kesatuan harmonis yang saling melengkapi sedari masa prasejarah Indonesia. Selain itu bentuk Tugu Monas juga dapat ditafsirkan sebagai sepasang "alu" dan "Lesung", alat penumbuk padi yang didapati dalam setiap rumah tangga petani tradisional Indonesia. Dengan demikian rancang bangun Monas penuh dimensi khas budaya bangsa Indonesia. Monumen terdiri atas 117,7 meter obelisk di atas landasan persegi setinggi The 17 meter, pelataran cawan. Monumen ini dilapisi dengan marmer Italia.

Kolam di Taman Medan Merdeka Utara berukuran 25 x 25 meter dirancang sebagai bagian dari sistem pendingin udara sekaligus mempercantik penampilan Taman Monas. Di dekatnya terdapat kolam air mancur dan patung Pangeran Diponegoro yang sedang menunggang kudanya, terbuat dari perunggu seberat 8 ton. Patung itu dibuat oleh pemahat Italia, Prof. Coberlato sebagai sumbangan oleh Konsulat Jendral Honores, Dr Mario Bross di Indonesia. Pintu masuk Monas terdapat di taman Medan Merdeka Utara dekat patung Pangeran Diponegoro. Pintu masuk melalui terowongan yang berada 3 m di bawah taman dan jalan silang Monas inilah, pintu masuk pengunjung menuju tugu Monas. Loket tiket berada di ujung terowongan. Ketika pengunjung naik kembali ke permukaan tanah di sisi utara Monas, pengunjung dapat melanjutkan berkeliling melihat relief sejarah perjuangan Indonesia; masuk ke dalam museum sejarah nasional melalui pintu di sudut timur laut, atau langsung naik ke tengah menuju ruang kemerdekaan atau lift menuju pelataran puncak monumen.

RELIEF SEJARAH INDONESIA

Pada halaman luar mengelilingi monumen, pada tiap sudutnya terdapat relief timbul yang menggambarkan sejarah Indonesia. Relief ini bermula di sudut timur laut dengan mengabadikan kejayaan Nusantara di masa lampau; menampilkan sejarah Singhasari dan Majapahit. Relief ini berlanjut secara kronologis searah jarum jam menuju sudut tenggara, barat daya, dan barat laut. Secara kronologis menggambarkan masa penjajahan Belanda, perlawanan rakyat Indonesia dan pahlawan-pahlawan nasional Indonesia, terbentuknya organisasi modern yang memperjuangkan Indonesia Merdeka pada awal abad ke-20, Sumpah Pemuda, Pendudukan Jepang dan Perang Dunia II, proklamasi kemerdekaan Indonesia disusul Revolusi dan Perang kemerdekaan Republik Indonesia, hingga mencapai masa pembangunan Indonesia modern. Relief dan patung-patung ini dibuat dari semen dengan kerangka pipa atau logam, sayang sekali beberapa patung dan arca mulai rontok dan rusak akibat hujan dan cuaca tropis.

MUSEUM SEJARAH NASIONAL

Di bagian dasar monumen pada kedalaman 3 meter di bawah permukaan tanah, terdapat Museum Sejarah Nasional Indonesia. Ruang besar museum sejarah perjuangan nasional dengan ukuran luas 80 x 80 meter, dapat menampung pengunjung sekitar 500 orang. Ruangan besar berlapis marmer ini terdapat 48 diorama pada keempat sisinya dan 3 diorama di tengah, sehingga menjadi total 51 diorama. Diorama ini menampilkan sejarah Indonesia sejak masa pra sejarah hingga masa Orde Baru. Diorama ini dimula dari sudut timur laut bergerak searah jarum jam menelusuri perjalanan sejarah Indonesia; mulai masa pra sejarah, masa kemaharajaan kuno seperti Sriwijaya dan Majapahit, disusul masa penjajahan bangsa Eropa yang disusul perlawanan para pahlawan nasional pra kemerdekaan melawan VOC dan pemerintah Hindia Belanda. Diorama berlangsung terus hingga masa pergerakan nasional Indonesia awal abad ke-20, pendudukan Jepang, perang kemerdekaan dan masa revolusi, hingga masa Orde Baru di masa pemerintahan Suharto.

RUANG KEMERDEKAAN


Di bagian dalam cawan monumen terdapat Ruang Kemerdekaan berbentuk amphitheater. Ruangan ini dapat dicapai melalui tangga berputar di dari pintu sisi utara dan selatan. Ruangan ini menyimpan simbol kenegaraan dan kemerdekaan Republik Indonesia. Diantaranya naskah asli Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang disimpan dalam kotak kaca di dalam gerbang berlapis emas, lambang negara Indonesia, peta kepulauan Negara Kesatuan Republik Indonesia berlapis emas, dan bendera merah putih, dan dinding yang bertulis naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Di dalam Ruang Kemerdekaan Monumen Nasional ini digunakan sebagai ruang tenang untuk mengheningkan cipta dan bermeditasi mengenang hakikat kemerdekaan dan perjuangan bangsa Indonesia. Naskah asli proklamasi kemerdekaan Indonesia disimpan dalam kotak kaca dalam pintu gerbang berlapis emas. Pintu mekanis ini terbuat dari perunggu seberat 4 ton berlapis emas dihiasi ukiran bunga Wijaya Kusuma yang melambangkan keabadian, serta bunga Teratai yang melambangkan kesucian. Pintu ini terletak pada dinding sisi barat tepat di tengah ruangan dan berlapis marmer hitam. Pintu ini dikenal dengan nama Gerbang Kemerdekaan yang secara mekanis akan membuka seraya memperdengarkan lagu "Padamu Negeri" diikuti kemudian oleh rekaman suara Sukarno tengah membacakan naskah proklamasi pada 17 Agustus 1945. Pada sisi selatan terdapat patung Garuda Pancasila, lambang negara Indonesia terbuat dari perunggu seberat 3,5 ton dan berlapis emas. Pada sisi timur terdapat tulisan naskah proklamasi berhuruf perunggu, seharusnya sisi ini menampilkan bendera yang paling suci dan dimuliakan Sang Saka Merah Putih, yang aslinya dikibarkan pada tanggal 17 Agustus 1945. Akan tetapi karena kondisinya sudah semakin tua dan rapuh, bendera suci ini tidak dipamerkan. Sisi utara diding marmer hitam ini menampilkan kepulauan Nusantara berlapis emas, melambangkan lokasi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

PELATARAN PUNCAK DAN API KEMERDEKAAN


Sebuah elevator (lift) pada pintu sisi selatan akan membawa pengunjung menuju pelataran puncak berukuran 11 x 11 meter di ketinggian 115 meter dari permukaan tanah. Lift ini berkapasitas 11 orang sekali angkut. Pelataran puncak ini dapat menampung sekitar 50 orang, serta terdapat teropong untuk melihat panorama Jakarta lebih dekat. Pada sekeliling badan elevator terdapat tangga darurat yang terbuat dari besi. Dari pelataran puncak tugu Monas, pengunjung dapat menikmati pemandangan seluruh penjuru kota Jakarta. Bila kondisi cuaca cerah tanpa asap kabut, di arah ke selatan terlihat dari kejauhan Gunung Salak di wilayah kabupaten Bogor, Jawa Barat, arah utara membentang laut lepas dengan pulau-pulau kecil.

Di puncak Monumen Nasional terdapat cawan yang menopang nyala obor perunggu yang beratnya mencapai 14,5 ton dan dilapisi emas 35 Kilogram. Lidah api atau obor ini berukuran tinggi 14 meter dan berdiameter 6 meter terdiri dari 77 bagian yang disatukan. Lidah api ini sebagai simbol semangat perjuangan rakyat Indonesia yang ingin meraih kemerdekaan. Awalnya nyala api perunggu ini dilapisi lembaran emas seberat 35 kilogram, akan tetapi untuk menyambut perayaan setengah abad (50 tahun) kemerdekaan Indonesia pada tahun 1995, lembaran emas ini dilapis ulang sehingga mencapai berat 50 kilogram lembaran emas. Puncak tugu berupa "Api Nan Tak Kunjung Padam" yang bermakna agar Bangsa Indonesia senantiasa memiliki semangat yang menyala-nyala dalam berjuang dan tidak pernah surut atau padam sepanjang masa. Pelataran cawan memberikan pemandangan bagi pengunjung dari ketinggian 17 meter dari permukaan tanah. Pelataran cawan dapat dicapai melalui elevator ketika turun dari pelataran puncak, atau melalui tangga mencapai dasar cawan. Tinggi pelataran cawan dari dasar 17 meter, sedangkan rentang tinggi antara ruang museum sejarah ke dasar cawan adalah 8 m (3 meter dibawah tanah ditambah 5 meter tangga menuju dasar cawan). Luas pelataran yang berbentuk bujur sangkar, berukuran 45 x 45 meter, semuanya merupakan pelestarian angka keramat Proklamasi Kemerdekaan RI (17-8-1945).

Sebanyak 38 kg emas pada obor monas tersebut merupakan sumbangan dari Teuku Markam, seorang Aceh yang pernah menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia.